PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Sosial, Psikologi Kognitif

Atribusi Kausal

causal attribution

Ringkasan Singkat

Atribusi kausal adalah proses kognitif di mana individu mencoba menjelaskan perilaku mereka sendiri dan perilaku orang lain dengan mengidentifikasi penyebab yang mendasarinya, baik internal maupun eksternal.

Atribusi kausal adalah sebuah proses kognitif fundamental di mana individu mencoba untuk memahami dan menjelaskan mengapa suatu peristiwa terjadi, mengapa mereka sendiri berperilaku dengan cara tertentu, dan mengapa orang lain bertindak seperti yang mereka lakukan. Ini adalah upaya untuk mengidentifikasi penyebab di balik hasil atau perilaku yang diamati.

Teori atribusi, yang dikembangkan oleh psikolog seperti Fritz Heider, Harold Kelley, dan Bernard Weiner, mengusulkan bahwa kita cenderung membuat atribusi ke dua kategori utama:

  • Atribusi Internal (Disposisional): Ketika kita mengatribusikan penyebab perilaku pada faktor-faktor internal seseorang, seperti kepribadian, kemampuan, motivasi, atau usaha. Misalnya, jika seseorang sukses dalam ujian, kita mungkin mengatribusikannya pada kecerdasan atau kerja keras mereka.
  • Atribusi Eksternal (Situasional): Ketika kita mengatribusikan penyebab perilaku pada faktor-faktor eksternal atau situasional, seperti keberuntungan, kesulitan tugas, tekanan lingkungan, atau tindakan orang lain. Misalnya, jika seseorang gagal ujian, kita mungkin mengatribusikannya pada soal yang terlalu sulit atau kurangnya waktu belajar karena keadaan darurat.

Proses atribusi kausal memiliki dampak signifikan pada emosi, ekspektasi, dan perilaku kita. Cara kita menjelaskan suatu peristiwa atau perilaku dapat mempengaruhi bagaimana kita merasa tentang diri sendiri dan orang lain, serta bagaimana kita bereaksi di masa depan. Bias atribusi, seperti kesalahan atribusi fundamental (cenderung melebih-lebihkan faktor internal pada orang lain) atau bias melayani diri sendiri (mengatribusikan keberhasilan pada diri sendiri dan kegagalan pada faktor eksternal), menunjukkan kompleksitas proses ini dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). Causal attribution. In APA Dictionary of Psychology.
  • Heider, F. (1958). The psychology of interpersonal relations. John Wiley & Sons.
  • Kelley, H. H. (1967). Attribution theory in social psychology. In D. Levine (Ed.), Nebraska Symposium on Motivation (Vol. 15, pp. 192–238). University of Nebraska Press.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback